Uncategorized

Cerita Melahirkan Sakit Banget: Kenapa Bisa?

Cerita melahirkan sakit banget bagi sebagian ibu bukanlah hal yang dibuat-buat karena memang seperti itulah yang dialaminya. Tapi mengapa ada ibu yang lancar-lancar saja melahirkan tanpa kesakitan sama sekali?

Meski ada ibu-ibu yang tidak merasakan kesakitan bukan berarti ibu yang mengalami rasa sakit amat sangat adalah ibu-ibu yang manja, yang gampang mengeluh sakit karena memang toleransi orang terhadap rasa sakit atau nyeri berbeda-beda. Kekuatan kontraksi, ukuran besarnya bayi yang dikandung, kecepatan pembukaan rahim, dan posisi bayi juga berbeda-beda pada ibu hamil. Semuanya itu mempengaruhi rasa sakit yang dialami ibu saat proses persalinan. Jadi bisa saja ibu A mengaku mengalami sakit banget karena kontraksi rahimnya sangat kuat atau posisi bayinya tidak pas di jalan lahir, atau memang tingkat toleransi ibu terhadap rasa sakit sangat rendah.

Cerita melahirkan sakit banget yang dirasakan ibu juga berbeda bentuknya. Ada yang merasakan sakitnya seperti:

  • Kram menstruasi yang sangat parah. Untuk ibu-ibu yang tiap bulan mengalami nyeri dan kram menstruasi, sakit melahirkan sama seperti itu karena otot-otot rahim berkontraksi sama seperti saat menstruasi. Namun kontraksi saat melahirkan melibatkan semua otot rahim jadi kekuatan nyerinya bisa berlipat ganda dibandingkan nyeri menstruasi. Perut juga terasa kencang dan kram saat kontraksi.
  • Ditonjok. Ada ibu-ibu yang merasa perut seperti ditonjok ketika kontraksi. Apalagi ketika kontraksi yang datang sangat kuat.
  • Ditusuk. Sebagian ibu menganalogikan proses melahirkan seperti ditusuk dari area kemaluan. Biasanya sensasi ini dirasakan ketika kepala bayi mulai masuk ke jalan lahir yang menimbulkan sensasi nyeri dan panas di area pelvis dan vagina.
  • Terbakar. Sensasi terbakar ini dirasakan terutama ketika kepala bayi mulai tampak. Vagina yang meregang lebar akibat desakan kepala bayi akan menimbulkan sensasi terbakar pada saat mengejan.
  • Bergelombang. Kadang-kadang selama proses persalinan rasa sakit tiba-tiba menghilang, tapi tiba-tiba muncul lagi ketika rahim mulai berkontraksi lagi. Makanya ibu merasakan sakit seperti bergelombang yang datang dan pergi bergantian. Nyeri kontraksi juga biasanya berurutan bisa dimulai dari punggung lalu perlahan-lahan menuju ke perut, atau dari perut bawah perlahan-lahan menuju ke punggung seperti gelombang air laut yang menyapu area pantai secara berurutan.
  • Ingin BAB. Selain sensasi nyeri, ibu juga akan merasakan keinginan buang air besar akibat tekanan bayi terhadap saluran pencernaan dan saluran kencing. Rasa ingin BAB ini bisa terjadi selama kontraksi rahim berlangsung atau terus-terusan meski tidak ada kontraksi sekalipun. Ibu tetap bisa BAB dan BAK seperti biasa jika masih dalam kala 1 (hingga pembukaan 10).

Cara mengurangi rasa sakit

  1. Lakukan teknik pernapasan. Teknik pernapasan membantu ibu relaksasi selain itu juga membantu melatih pernapasan ibu ketika waktunya mengejan nanti.
  2. Lakukan teknik visualisasi. Anda bisa membayangkan diri Anda berada di tempat-tempat yang tenang seperti pantai atau pegunungan sembari mendengarkan musik-musik yang menenangkan untuk mengurangi rasa sakit yang dirasakan.
  3. Berendam di air hangat. Berendam di air hangat membantu mengurangi nyeri dan mengurangi kecemasan.
  4. Berjalan-jalan. Jalan-jalan sambil menggoyang-goyangkan pinggul membantu mempercepat proses kelahiran. Gaya gravitasi akan membantu mendorong bayi supaya cepat masuk ke jalan lahir.
  5. Pijat. Pijatan di bagian punggung bawah akan membantu mengurangi nyeri. Mintalah pada suami Anda untuk melakukannya.
  6. Memilih opsi epidural. Jika Anda sudah tidak kuat lagi menahan sakit Anda bisa meminta obat epidural pada dokter. Epidural adalah obat anestesi yang akan mematikan saraf nyeri di bagian perut, punggung, pelvis, dan kaki. Anda tidak akan merasakan ngantuk. Anda juga tetap bisa mengejan meski sudah disuntik epidural.

Kesimpulannya cerita melahirkan sakit banget antara Anda dengan cerita ibu-ibu lain mungkin bisa berbeda. Jadi nikmati saja semua sakit yang dirasakan selama proses persalinan karena semua itu akan menjadi pengalaman hidup yang sangat berharga. Lagipula semua rasa sakit itu akan lenyap seketika begitu Anda melihat wajah putra/putri Anda.

Simak informasi dan diskusi lain seputar kehamilan dan mama modern di forum Rumpibayi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *